Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label poem of life

Mata Menyingkat Kita

Dari mata akan mengalir sungai Dengan gema tawa atau raungan Menggiring kapal kapal menjuju hulu Mungkin laju atau terdampar Dan semua punya cerita Dengan singkat Dalam gembira Dengan derita Mata menyingkatnya Dalam derai tawa dan airmata Harijogja Bekasi 03-02-2011

Sajak Kayu Kering

Aku ingin duduk di samping altar meraih komuni yang berjalan tapi lilin malah membakarku dan patung mikael menikam dadaku dengan pedang. Panas kering menggosong mulutku Saat itu... Mana mungkin kumamah hosti mana sanggup dimangu peraduan. Tuhan jejalin jemariku tak arah kemana tujuan. Sajak kayu kering : hari.cipondoh 10.10.09 http://harijogja.wordpress.com/2010/0...

Peta Darah (1)

Peta Darah (1) Oleh Hari Djogja   Dari setiap jejak sejarah Aku temukan darah kering Kan menutup pelupuk mata Bahkan lubang telinga kita Dari setiap jejak sejarah Aku menemukan luka Jongkok memeluk lutut Mengukir peta langkah Dari setiap sejarah Harijogja Bekasi

Bicarakan Dingin

Ssssttt... gigil dalam diri Curi curi cara cipta Api! Cinta api! sstt...   Harijogja

Prempuan Dan Cermin -sajak oleh Haridjogja-

Cermin melahap airmata Prempuan melepas bajunya Sekancing demi sekancing Tersenyum selama dia bisa Sebelum pisau menari manja Cermin melahapnya bulat bulat Dalam dada prempuan tumbuh belantara Anak anaknya bermain main jadi raja Dari suami yang ntah keberapa Didepan cermin airmata menitik Prempuan kenakan baju kembali Menangis sekeras dia mampu Sebelum pisau merajalela haridjogja

Hidup Hiduplah! -sajak oleh harijogja-

 Hidup Hiduplah!   Hidup itu andai perih dan mati Cuma sekata sekaratnya doa ' hidup! Hiduplah kamu! ' Jangan pernah putus kerna perih Jangan lengah kerna nuansa Apalagi manggut manggut Tak tau kapan waktu menjemput juga hidup! Hiduplah kamu!. Haridjogja

Sajak oleh Haridjogja -Tertipu Mata Sendiri-

Tertipu Mata Sendiri Sekilas matahari gugur Sembunyi dibalik gunung Sebagian lagi melihatnya Tenggelam dalam samudera Semua mata tertipu Ketika matahari merendah Terinjak kaki kaki kecil kita Semua mata menipu Bulan terjaga di atas kepala Haridjogja jogjakarta <a href="http://www.bidvertiser.com">online advertising</a>

RESAH -sajak oleh HariDjogja-

Hari ini hujan Kepalaku serasa pening ingin rasa memecahnya dan menyusun keping per keping dan membiarkan hujan turun betapa anehnya kepalaku serasa bening semua serupa beling politik intrik sosial antara pejalan kaki dan tukang parkir pedagang kaki lima dan kendaraan parkir hingga semua tersapu bersih seorang gadis belia penyapu jalan dari pukul 13.00 hingga 15.00 berjalan menyusur kepala ini hampir bisa hitung percik air dari hujan menimpa genting. Harijogja <a href="http://www.bidvertiser.com">online advertising</a>

poem on the map

when human forgot way back home (1) map of life in the late night horror you entrusted incense in a name until morning pinched eyes the dew on the glass window prayer bill (2) map of pain on a mattress that you keep the wound in the chest each time depicted on the map about the position of the wound frangipani flower kiss (3) map of name have mapped the human nature, anywhere will be tied even aground, later land or sea Where will devour your name and my name time dissolves in a glass of coffee, then I'm still trying to read maps map. average. illegible hari 04april2010 jakarta