Menjadi lebih hebat dari orang lain adalah sebuah anugerah atau egoisme? Aku tak tau pasti namun yang jelas kulihat dari pancingan status emosionalku beberapa hari kebelakang aku tau bahwa pada dasarnya semua orang ingin disebut si hebat, entah hebat dalam bidang apa. Namun dalam kasus ini aku ambil satu masalah yaitu tentang dunia sastra online atau istilah kerenya 'sastra cyber' yang setahuku sama saja, namun ada satu hal yang paling menonjol dari itu semua yaitu... banyaknya sastrawan dadakan setelah adanya jejaring sosial facebook ini. Kebanyakan dari para penulis ini belajar secara otodidak dan berguru pada orang yang dianggapnya sorang penyair ulung, namun tetap saja hanya sekadar karbitan pada mayoritasnya. Kita ambil contoh di FB ini amat banyak menelurkan buku puisi cetak maupun cerpen dll yang bila dipandang dari dunia sastra adalah suatu kemajuan dan kemunduran yang sangat signifikan. 1.Kemajuanya adalah betapa menyenangkan mendapat banyak bibi...