MENEBAR BENIH SASTRA DI BANUA MURA KATA INI catatan ringan sebagai bahan untuk sebuah iven sastra "Aruh Sastra Kalimantan Selatan VIII di Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 16--19 September 2011. Catatan ringan ini sengaja dibuat selagi ada kesempatan, dan tentu saja perlu masukan dan saran dari pembaca budiman demi sesuatu yang lebih bermanfaat dan mendatangkan martabat bagi pergerakan sastra. Judul catatan ini, sepenuhnya menuruti tema yang diusung oleh panitia penyelenggara. Lantaran belum ada deskripsi lengkap mengenai maksud dan tujuan hajatan Aruh Sastra (setidaknya belum membaca TOR), saya masih meraba-raba apakah yang sebaiknya dikemukakan dalam iven tahunan yang mulai melegenda itu. Agar pembaca memiliki gambaran betapa aktivitas sastra di Kalimantan Selatan selama ini, akan saya nukilkan historisitas jejak kesastrawanan Kalimantan Selatan, setelah itu barulah saya coba kemukakan kiat atau strategi "menebar benih sastra di Banua Muraka...
Berkunjung malam sahabat..
BalasHapusoh ya..
sila ym su manje di..
sumanje@ymail.com
ada perkara ttg adsense ingin di bincangkan..
peta itu terus digambar padahal telah berulangkali dikunjungi
BalasHapus@manje .. ok
BalasHapus@tir.. tak selese selese
Berkunjung sekalian follow + senggol $$$. mau senggol2an tiap hari?? :D
BalasHapushmmm...kunjungan harian,sambil senggol2,mas...
BalasHapus@januar.. oke
BalasHapus@fixs senggol balik pasti ada
forex nice bisnis
BalasHapuskunjungi & blog saya ya....
BalasHapus